<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Rebut Telkomsel &amp; Indosat dari Temasek !!!</title>
	<atom:link href="http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html</link>
	<description>Developer Software Pulsa Voucha3</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 06:07:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Rafiz</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-2372</link>
		<dc:creator>Rafiz</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 09:30:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-2372</guid>
		<description>Negara kita ini sudah kacau balau... dan seolah pantas di obok-obok Malaysia dan Singapore. 
Dari uang Excelcomindo, secara tidak langsung kita membiayai koar-koar malaysia di ambalat, dan sipadan yang sudah diambil.

Bagaimana dengan Singapura yang cuma negara kecik yang makin bertambah luasnya 1/3 (?) dari pasir Indonesia- sebenarnya mereka cuma kumpulan para calo, yang tidak punya &quot;source&quot; sama sekali, tapi kita haru meng-ekspor dan import dari sana.
Saatnya sekarang Indonesia menata ulang ekonomi kita... karena REAL market dan Nilai Uang Real sebenarnya ada di tanah air kita ini.
MERDEKA !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Negara kita ini sudah kacau balau&#8230; dan seolah pantas di obok-obok Malaysia dan Singapore.<br />
Dari uang Excelcomindo, secara tidak langsung kita membiayai koar-koar malaysia di ambalat, dan sipadan yang sudah diambil.</p>
<p>Bagaimana dengan Singapura yang cuma negara kecik yang makin bertambah luasnya 1/3 (?) dari pasir Indonesia- sebenarnya mereka cuma kumpulan para calo, yang tidak punya &#8220;source&#8221; sama sekali, tapi kita haru meng-ekspor dan import dari sana.<br />
Saatnya sekarang Indonesia menata ulang ekonomi kita&#8230; karena REAL market dan Nilai Uang Real sebenarnya ada di tanah air kita ini.<br />
MERDEKA !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: severus_snape</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1745</link>
		<dc:creator>severus_snape</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 06:29:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1745</guid>
		<description>Di negeri ini ada masalah mentalitas yang jelek. Kebetulan sistemnya demokrasi ya jadinya banyak orang2 bloon milih orang2 bloon untuk ngatur negara. Percuma mo ngebetulin ngeri ini, hampir dipastikan tidak bisa karena berhadapan dengan begitu banyak orang yang bosok mentalitasnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di negeri ini ada masalah mentalitas yang jelek. Kebetulan sistemnya demokrasi ya jadinya banyak orang2 bloon milih orang2 bloon untuk ngatur negara. Percuma mo ngebetulin ngeri ini, hampir dipastikan tidak bisa karena berhadapan dengan begitu banyak orang yang bosok mentalitasnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: severus_snape</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1744</link>
		<dc:creator>severus_snape</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 06:25:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1744</guid>
		<description>Yang salah ya pemerintah Indon, termasuk orang2 DPR dan 3 orang yg pernah jadi presiden : Gus Dur, Mega &amp; Yudhoyono. Soalnya ga bakalan ada pembeli barang kalo barangnya ga dijual. Kalo seperti ini dari pada cuman misuh-misuh,mengumpat+ngomel ga jelas, solusinya ya gampang aja, pindah kewarganegaraan (jadi Malay or Singapore gt) itu solusi yang tepat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang salah ya pemerintah Indon, termasuk orang2 DPR dan 3 orang yg pernah jadi presiden : Gus Dur, Mega &amp; Yudhoyono. Soalnya ga bakalan ada pembeli barang kalo barangnya ga dijual. Kalo seperti ini dari pada cuman misuh-misuh,mengumpat+ngomel ga jelas, solusinya ya gampang aja, pindah kewarganegaraan (jadi Malay or Singapore gt) itu solusi yang tepat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rakyat Makmur........... Mau?</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1742</link>
		<dc:creator>Rakyat Makmur........... Mau?</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 00:13:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1742</guid>
		<description>Memakmurkan rakyat ?. Rakyat yang makmur artinya mendapat manfaat yang lebih banyak dari suatu kegiatan ekonomi. Dalam hal bisnis telekomunikasi, apabila bisnis komunikasi dikuasai pemerintah maka diharapkan seluruh keuntungan dapat dikuasai oleh pemerintah. Pemerintah dapat keuntungan lebih banyak. Karena pemerintah kita juga dari rakyat kita sendiri maka keuntungan yang kita peroleh akan dikembalikan kepada rakyat. Artinya rakyat menjadi makmur. Rakyat yang makmur juga dapat berarti rakyat membayar lebih murah/sedikit. Dibanding sebelumnya, tarif telepon seluler saat ini sangat jauh lebih murah. Dalam hal ini, jelas rakyat juga lebih makmur khan?. Faktanya saat ini pemain besar telekomunikasi (Telkomsel, Indosat, Xl) dikuasai asing dan tarif yang kita nikmati memang murah. Pemerintah yang pintar, cerdas tentunya pandai memanfaatkan situasi ini dengan tetap mengelola persaingan diantara para penguasa bisnis telekomunikasi ini agar tetap bisa memakmurkan rakyatnya dengan tetap menjaga agar tarif mereka tetap murah. Sekarang tinggal pilih yang mana untuk membuat rakyat makmur. Keduanya bisa bikin rakyat makmur bukan?. Hidup memang harus memilih kan. Masalah agenda politik para penguasa telekomunikasi dan juga negara asal mereka, kita negara berdaulat, sebelum mereka berbisnis di Indonesia, buat aturan yang memihak ke rakyat saat ini maupun yang akan datang. &quot;Resources bukan hanya di negara kita tapi juga seluruh dunia, manfaatkan seluruh resources yang ada didunia termasuk milik bangsa lain untuk memakmurkan rakyat kita. Untuk itu jadilah bangsa yang cerdas dan berwawasan dunia. Jadikan Hari Kebangkitan Nasional menuju manusia Indonesia yang cerdas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memakmurkan rakyat ?. Rakyat yang makmur artinya mendapat manfaat yang lebih banyak dari suatu kegiatan ekonomi. Dalam hal bisnis telekomunikasi, apabila bisnis komunikasi dikuasai pemerintah maka diharapkan seluruh keuntungan dapat dikuasai oleh pemerintah. Pemerintah dapat keuntungan lebih banyak. Karena pemerintah kita juga dari rakyat kita sendiri maka keuntungan yang kita peroleh akan dikembalikan kepada rakyat. Artinya rakyat menjadi makmur. Rakyat yang makmur juga dapat berarti rakyat membayar lebih murah/sedikit. Dibanding sebelumnya, tarif telepon seluler saat ini sangat jauh lebih murah. Dalam hal ini, jelas rakyat juga lebih makmur khan?. Faktanya saat ini pemain besar telekomunikasi (Telkomsel, Indosat, Xl) dikuasai asing dan tarif yang kita nikmati memang murah. Pemerintah yang pintar, cerdas tentunya pandai memanfaatkan situasi ini dengan tetap mengelola persaingan diantara para penguasa bisnis telekomunikasi ini agar tetap bisa memakmurkan rakyatnya dengan tetap menjaga agar tarif mereka tetap murah. Sekarang tinggal pilih yang mana untuk membuat rakyat makmur. Keduanya bisa bikin rakyat makmur bukan?. Hidup memang harus memilih kan. Masalah agenda politik para penguasa telekomunikasi dan juga negara asal mereka, kita negara berdaulat, sebelum mereka berbisnis di Indonesia, buat aturan yang memihak ke rakyat saat ini maupun yang akan datang. &#8220;Resources bukan hanya di negara kita tapi juga seluruh dunia, manfaatkan seluruh resources yang ada didunia termasuk milik bangsa lain untuk memakmurkan rakyat kita. Untuk itu jadilah bangsa yang cerdas dan berwawasan dunia. Jadikan Hari Kebangkitan Nasional menuju manusia Indonesia yang cerdas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hari</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1660</link>
		<dc:creator>hari</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 10:27:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1660</guid>
		<description>yang lalu biarlah berlalu, untuk kedepannya nanti mari kita jaga salah satu perusahaan telekomunikasi di indonesia yang tidak dikuasai oleh orang asing (milik orang indonesia sendiri)........................................!!!
majulah pengusaha pribumi !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang lalu biarlah berlalu, untuk kedepannya nanti mari kita jaga salah satu perusahaan telekomunikasi di indonesia yang tidak dikuasai oleh orang asing (milik orang indonesia sendiri)&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.!!!<br />
majulah pengusaha pribumi !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aguskah</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1636</link>
		<dc:creator>aguskah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 11:54:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1636</guid>
		<description>Aku baca semua, aku pikirkan solusinya, aku tuangkan di sini......
lebih baik coba kita berkaca dan merenung-kan langkah kita selama ini.
bukan untuk disesali, tapi ambil hikmah yang ada.

ingat pesan Bung Karno... wahai rakyat ku kita sekarang telah merdeka tapi ada perang yang akan terus berlangsung yaitu: perang dengan bangsa kita sendiri.

terus kalau dah dikasih tau gitu, seharusnya kita sadar musuh kita tidak jauh tapi ada disekitar kita, dan yang selalu menzolimi kita hari-demi hari, dengan minyak tanah, bengsin, minyak goreng, dan tetek bengek lainya.

haruskah,..... kita sekarang percaya 100% terhadap pemimpin yang terus bermimpi, tapi tidak bangun dan sadar dia berkuasa dan bisa dengan tangan2 nya untuk memusnahkan pesaingnya agar tidak ada keruntuhan kejayaan seperti pada waktu kita masih kerajaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku baca semua, aku pikirkan solusinya, aku tuangkan di sini&#8230;&#8230;<br />
lebih baik coba kita berkaca dan merenung-kan langkah kita selama ini.<br />
bukan untuk disesali, tapi ambil hikmah yang ada.</p>
<p>ingat pesan Bung Karno&#8230; wahai rakyat ku kita sekarang telah merdeka tapi ada perang yang akan terus berlangsung yaitu: perang dengan bangsa kita sendiri.</p>
<p>terus kalau dah dikasih tau gitu, seharusnya kita sadar musuh kita tidak jauh tapi ada disekitar kita, dan yang selalu menzolimi kita hari-demi hari, dengan minyak tanah, bengsin, minyak goreng, dan tetek bengek lainya.</p>
<p>haruskah,&#8230;.. kita sekarang percaya 100% terhadap pemimpin yang terus bermimpi, tapi tidak bangun dan sadar dia berkuasa dan bisa dengan tangan2 nya untuk memusnahkan pesaingnya agar tidak ada keruntuhan kejayaan seperti pada waktu kita masih kerajaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: maz_dandy_niy</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1540</link>
		<dc:creator>maz_dandy_niy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 06:36:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1540</guid>
		<description>Yah.. yang nge-jual pada era pemerintahan Megawati, 
udah kejadian gini mah susah kali bagi pemerintah sekarang ini kalo mo merebut kembali.
Bagi gw siy gak masalah mo dipegang ama sapa aja, yang penting tarif murah. Sekarang tinggal masalah kelistrikan niy yang masih di monopoli PLN sehingga tariff listrik masih mahal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yah.. yang nge-jual pada era pemerintahan Megawati,<br />
udah kejadian gini mah susah kali bagi pemerintah sekarang ini kalo mo merebut kembali.<br />
Bagi gw siy gak masalah mo dipegang ama sapa aja, yang penting tarif murah. Sekarang tinggal masalah kelistrikan niy yang masih di monopoli PLN sehingga tariff listrik masih mahal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nggrenteslah</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1432</link>
		<dc:creator>nggrenteslah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 14:43:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1432</guid>
		<description>yang sudah terjadi terjadilah. mulai sekarang saya cuma mau kampanye anti singapura. ayo orang miskin se indonesia jangan mau pake produk indosat. buat apa memperkaya orang kaya. mendingan cari operator lain selain indosat.yang penting asal bukan indosat. kalau saja orang miskin indonesia mau memboikot indosat , udah nggak perlu pake cara kekerasan. ketauhuilah indosat itu sekarang milik singapura negara tempatnya surga koruptor + zionis + maling + rampok + neraka jahanam surga dunia. mikir to mikir pemimpin indonesia jangan cuma beraninya sama orang miskin. sama orang kaya rampok koruptor bejat kerah putih malah dikasih karpet merah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang sudah terjadi terjadilah. mulai sekarang saya cuma mau kampanye anti singapura. ayo orang miskin se indonesia jangan mau pake produk indosat. buat apa memperkaya orang kaya. mendingan cari operator lain selain indosat.yang penting asal bukan indosat. kalau saja orang miskin indonesia mau memboikot indosat , udah nggak perlu pake cara kekerasan. ketauhuilah indosat itu sekarang milik singapura negara tempatnya surga koruptor + zionis + maling + rampok + neraka jahanam surga dunia. mikir to mikir pemimpin indonesia jangan cuma beraninya sama orang miskin. sama orang kaya rampok koruptor bejat kerah putih malah dikasih karpet merah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ganyang Malaysia</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1143</link>
		<dc:creator>Ganyang Malaysia</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 17:50:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1143</guid>
		<description>Perusahaan Asing Berebutan Pangsa Pasar Seluler di Indonesia



Konon beredar kabar bahwa issue monopoli TEMASEK HOLDING terhadap dua perusahaan seluler raksasa Indonesia (baca: TELKOMSEL dan INDOSAT), mulai tercetus dan disebarluaskan pertama kali oleh pihak Malaysia secara diam-diam.

Dahulu Malaysia hendak mencaplok TELKOMSEL dan/atau INDOSAT, namun mereka ternyata kalah cepat dari Singapura. Akhirnya, Malaysia â€œhanya kebagian jatahâ€ mencaplok EXELCOMINDO PRATAMA (XL), dan menjadikan XL sebagai salah satu anak buah perusahaan mereka; a TM company (TM = Telecom Malaysia).

Dengan semakin kuatnya issue monopoli TEMASEK ini, mereka mengharapkan agar setidak-tidaknya pihak TEMASEK harus rela melepaskan saham-sahamnya dari TELKOMSEL atau INDOSAT. Kemungkinan saham-saham yang akan dilepas tersebut kemudian dibeli, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, oleh pihak Malaysia (selain di bawah bendera TM tentunya) adalah cukup besar.

Mengingat bahwa pemerintahan Malaysia dan kroni-kroninya, sedang gencar-gencarnya giat melakukan aksi â€œMalingsiaâ€ (baca: Malingin Indonesia) terhadap Indonesia semenjak beberapa tahun silam. Dari mulai Ambalat, Sipadan-Ligitan, Batik, Angklung, Tempe, Lagu Rasa Sayange, hingga Tari Reog Ponorogo yang beritanya kini sedang hangat-hangatnya.

Mereka pun berhasrat ingin mendominasi/menguasai pangsa pasar seluler kita (bukan selular = celana dalam, versi bahasa Malaysia). Kalian masih tidak percaya? Biarlah waktu yang akan membuktikannya!


Mari Kita Ganyang Malaysia!!!
MERDEKA!!!



See also:
http://www.temasekholdings.com.sg/media_centre.htm
http://www.temasekholdings.com.sg/pdf/1.%20Background%20summary.pdf</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perusahaan Asing Berebutan Pangsa Pasar Seluler di Indonesia</p>
<p>Konon beredar kabar bahwa issue monopoli TEMASEK HOLDING terhadap dua perusahaan seluler raksasa Indonesia (baca: TELKOMSEL dan INDOSAT), mulai tercetus dan disebarluaskan pertama kali oleh pihak Malaysia secara diam-diam.</p>
<p>Dahulu Malaysia hendak mencaplok TELKOMSEL dan/atau INDOSAT, namun mereka ternyata kalah cepat dari Singapura. Akhirnya, Malaysia â€œhanya kebagian jatahâ€ mencaplok EXELCOMINDO PRATAMA (XL), dan menjadikan XL sebagai salah satu anak buah perusahaan mereka; a TM company (TM = Telecom Malaysia).</p>
<p>Dengan semakin kuatnya issue monopoli TEMASEK ini, mereka mengharapkan agar setidak-tidaknya pihak TEMASEK harus rela melepaskan saham-sahamnya dari TELKOMSEL atau INDOSAT. Kemungkinan saham-saham yang akan dilepas tersebut kemudian dibeli, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, oleh pihak Malaysia (selain di bawah bendera TM tentunya) adalah cukup besar.</p>
<p>Mengingat bahwa pemerintahan Malaysia dan kroni-kroninya, sedang gencar-gencarnya giat melakukan aksi â€œMalingsiaâ€ (baca: Malingin Indonesia) terhadap Indonesia semenjak beberapa tahun silam. Dari mulai Ambalat, Sipadan-Ligitan, Batik, Angklung, Tempe, Lagu Rasa Sayange, hingga Tari Reog Ponorogo yang beritanya kini sedang hangat-hangatnya.</p>
<p>Mereka pun berhasrat ingin mendominasi/menguasai pangsa pasar seluler kita (bukan selular = celana dalam, versi bahasa Malaysia). Kalian masih tidak percaya? Biarlah waktu yang akan membuktikannya!</p>
<p>Mari Kita Ganyang Malaysia!!!<br />
MERDEKA!!!</p>
<p>See also:<br />
<a href="http://www.temasekholdings.com.sg/media_centre.htm" rel="nofollow">http://www.temasekholdings.com.sg/media_centre.htm</a><br />
<a href="http://www.temasekholdings.com.sg/pdf/1.%20Background%20summary.pdf" rel="nofollow">http://www.temasekholdings.com.sg/pdf/1.%20Background%20summary.pdf</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: PERHIMPUNAN PENYELAMAT NKRI</title>
		<link>http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html/comment-page-1#comment-1142</link>
		<dc:creator>PERHIMPUNAN PENYELAMAT NKRI</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 08:21:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.pulsa.web.id/2007/08/14/rebut-telkomsel-indosat-dari-temasek.html#comment-1142</guid>
		<description>BAHWA KEPUTUSAN KPPU ITU SANGAT LEMAH KARNA KPPU SENDIRI DI TUNGGAGI OLEH PERUSAHAAN ALTIMO DARI RUSIA.KARNA PERUSAHAAN ALTIMO RUSIA INGIN MENANAMKAN SAHAM YAH KE INDONESIA MELALUI PERUSAHAAN INDOSAT. SEBENARNYA PERUSAHAAN TEMASEK DARI SINGAPURA TIDAK ADA CACAT HUKUM DI MATA INDONESIA.INI ADALAH BUATAN KPPU UNTUK MEMUTUSKAN BAHWA PERUSAHAAN TEMASEK SINGAPURA ITU BERSALAH.ADA APA DENGAN NEGARA INDONESIA INI?

  DARI

PERHIMPUNAN PENYELAMAT NKRI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BAHWA KEPUTUSAN KPPU ITU SANGAT LEMAH KARNA KPPU SENDIRI DI TUNGGAGI OLEH PERUSAHAAN ALTIMO DARI RUSIA.KARNA PERUSAHAAN ALTIMO RUSIA INGIN MENANAMKAN SAHAM YAH KE INDONESIA MELALUI PERUSAHAAN INDOSAT. SEBENARNYA PERUSAHAAN TEMASEK DARI SINGAPURA TIDAK ADA CACAT HUKUM DI MATA INDONESIA.INI ADALAH BUATAN KPPU UNTUK MEMUTUSKAN BAHWA PERUSAHAAN TEMASEK SINGAPURA ITU BERSALAH.ADA APA DENGAN NEGARA INDONESIA INI?</p>
<p>  DARI</p>
<p>PERHIMPUNAN PENYELAMAT NKRI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
