Hipokrisi Soal Jiplak Menjiplak
Posted on 2nd March 2008 by Ilham Rizqi SasmitaImitation is the sincerest form of flattery.
The New Dictionary of Cultural Literacy, Third Edition. 2002.
Seolah menjadi pembenaran, kita sudah tidak asing mendengar: “jiplak saja, orang lain juga menjiplak kok” atau “dijiplak gitu aja protes” atau “menjiplak itu tidak merugikan kok”.
Jawaban saya: itu hipokrisi!
Kalau versi Warung Kopi, “Itu dagelan kuno!”
Adakah contoh kasus bahwa penjiplak memberikan keuntungan secara finansial dan ekonomi bagi yang dijiplak? Kalau ada, mengapa Anda tidak berlomba-lomba mengikuti jejaknya agar produk Anda dijiplak oleh orang lain, especially Your Competitors?
Tapi kita tidak sendirian, Djenderral! Coba lihat Lorelle VanFossen on WordPress yang kesohor itu dengan Stop Content Theft Buttons and Badge yang bisa Anda lihat di blog ini. Atau mengapa ada kampanye Jangan Asal Copy Paste ala Another Fool.
Mereka (penjiplak) juga tidak sendirian, Djenderral!
Dosen saya berpesan: “You will get what you deserve to get, you will have what you deserve to have” Kamu akan mendapatkan apa yang kamu layak dapatkan, kamu akan miliki apa yang layak kamu miliki.
Siap, Djenderral!
Link terkait:
- What Do You Do When Someone Steals Your Content
- Finding Stolen Content and Copyright Infringement
- 5 Content Theft Myths and Why They Are False
- The 6 Steps to Stop Content Theft
- What Do You Do When Someone Steals Your Content
- Stop Content Theft Buttons and Badges
- Brag On: Jonathan Bailey Now Offers Plagiarism Advice on the Blog Herald
- Plagiarism Today – A Plan for Action
Popularity: 2% [?]
United Coders
Komplek Dai-Chi Kav 47 Antapani - Bandung
022-7104067, 022-92888777
http://voucha.net
Leave a reply...
Peringatan: posting iklan/promosi langsung dihapus!





