Menanti Voucha3
Posted on 2nd March 2008 by Ilham Rizqi SasmitaThe road to hell is paved with good intentions.
English Proverb
Waktu itu bulan ramadhan, dan kami sedang berbuka puasa bersama Bang Rizal Ramli (http://rizalramli.net/) di kediamannya di Kemang. Pada sambutannya selaku tuan rumah, Bang Rizal berpesan dengan sedikit berkelakar. Kita seringkali merasa cukup dengan niat baik. Bedanya dengan Eropa, mereka tidak menilai sesuatu dengan niat baik.
Bang Rizal mengutip pribahasa bangsa Inggris, “The road to hell is paved with good intentions”, Jalan Ke Neraka Penuh dengan Hamparan Niat Baik.
Bangsa Italia bahkan punya pribahasa “Tra il dire e il fare, c’è di mezzo il mare” , artinya Antara Perkataan dan Perbuatan terbentang lautan samudera.
Orang sono tidak berbangga-bangga dengan niat baik. Mereka bangga dengan hasil kerja yang baik. Orang sono tidak berbangga-bangga dengan janji muluk. Mereka bangga dengan kinerja yang memuaskan. Selama masih menjadi niat baik, bagi mereka tidak ada bedanya dengan penjahat yang masuk neraka. Praktik budaya ini yang membuat Eropa maju dari bangsa lainnya.
Entah kita yang salah menafsirkan ajaran “Niat adalah setengah dari kebaikan” yang diajarkan oleh guru agama kita atau memang akal kita yang sudah tidak sehat. Menjadikan dalil itu hanya untuk pembenaran kegagalan kita atau ketidakmampuan kita. Sebab pada prakteknya niat tetap niat, praktek sih bodo amat, liat entar aja deh. Buktinya semua pejabat disumpah dengan kitab suci ketika diangkat menjadi pejabat, tapi sama saja tuh.
Nah, pesan Bang Rizal tadi meresap dalam sekali. Saya jadi ngga bisa tidur. Bukan karena deklarasi “Jalan Baru” Bang Rizal. Kok sepertinya selama ini, saya merasa cuma jadi pengumbar niat saja. Praktek minim. Jangan-jangan saya termasuk golongan pepesan kosong nih. Amit-amit deh. Saya yakini kebenaran isi pesan beliau dan tidak akan saya pungkiri. Jadi selama ini rupanya saya keliru memahami ajaran para guru. Untung saya cepat sadar.
Bermodal kerangka berpikir yang baru itu, saya ajak rekan-rekan di UC untuk take action lebih serius. Apalagi kalau bukan soal proyek Voucha3? Nah, rekan-rekan yang sudah tidak sabar menunggu versi betanya, UC akan mengupload dashboard Voucha3 versi beta dan mulai live sejak 10 Maret 2008 pukul 00.00 UTC+7.
Hare gene masih jualan niat baik? Siapa yang mau nyoblos?
Siapa yang peduli dengan niat baik, Anda minta bukti bukan? Voucha3 Beta adalah jawabannya!
Website Voucha3 yang baru masih dalam proses pengembangan, namun Anda sudah bisa langsung berdiskusi dengan kami di forum Voucha3.
Popularity: 2% [?]
PT. Sandiloka
Komplek Dai-Chi Kav 47 Antapani - Bandung
022-7104067, 022-92888777
http://voucha.co.id
http://voucha.net
hehe.. iyah.. tapi tetep kita orang Asia harus berpegang pada niat baik sebelum melangkah kemanapun.. kita ngga mau jadi kayak orang Eropa yg nenek moyangnya rakus dan suka menjajah masyarakat possitive thinking dan menilai semua orang itu berniat baik seperti kita, Asia.
Tetaplah berjalan dimulai dari niat baik, masalah hasil.. kita hanya bisa rencana dan berusaha..biar Tuhan saja yg tentukan Hasilnya.. Itu bedanya kita dgn Eropa.. mereka tidak seperti kita..yg penting hasil..ngga ada yg lebih penting dibalik jalan untuk mencapainya.
Leave a reply...
Peringatan: posting iklan/promosi langsung dihapus!





