Never get angry. Never make threat. Reason with people!
(~Mario Puzo, author of The GodFather, The Sicillians & The Last Don)
Setiap ada isu, ada kebijakan baru, setiap ada perubahan, dan itu dirasa merugikan pihak pemain server, reaksinya kok gitu lagi – gitu lagi. Dikit-dikit boikot. Jadi suka ketawa sendiri dalam hati.
Saya pikir, tindakan boikot ini sangat emosional dan tidak tepat sasaran. Karena hubungan baik dengan pihak lain bisa terganggu, salah satunya dengan dealer. Padahal hubungan baik dengan dealer itu salah satu faktor yang sangat penting.
Tujuannya juga tidak jelas, dan yang mencurigakan itu waktunya cuma 3 hari dan kenapa pada tanggal 1-3 Juli 2009? Ini sih bukan boikot, tapi pundung (ngambek).
Ya, bisa dipahami sih. Beberapa pemain server merasa dirinya sudah berjasa besar kepada operator dengan membantu penjualan, membantu distribusi ke pelosok, membantu dealer, dan sebagainya. Dan jasa besar itu dihitung sebagai hutang budi operator atau dealer kepada pemain server. Sehingga pemain server merasa berhak menuntut pihak operator atau pihak dealer agar lebih friendly kepada pemain server. Menurut saya, ini sikap yang tidak menguntungkan siapa-siapa. Mengapa?
Sebab, karena konsumenlah pemain server dibutuhkan. Keputusan apakah pemain server itu akan terus dipertahankan atau tidak, ya lihat keputusan konsumennya. Kalau konsumen lebih suka beli dari agen all-operator, pasti server all-operator dipertahankan. Kalau konsumen lebih suka beli langsung ke dealer, atau ke XL, ya pemain server sudah tidak dibutuhkan lagi.
Dengan pundung selama 3 hari, saya kira itu tidak cukup untuk mengubah pola pikir konsumen untuk berhenti pakai produk XL. Justru mengubah keputusan konsumen untuk beralih ke pedagang lain yang masih jualan XL. Dengan demikian, aksi pundung tersebut menguntungkan pedagang lain yang masih jualan XL.
Saya mentengarai ada indikasi, ini sebetulnya akal-akalan saja. Sebab yang diuntungkan dengan aksi pundung tersebut adalah bukan pelaku aksi pundung itu sendiri. Yang diuntungkan sebetulnya adalah yang menyebarkan isu tersebut. Pada saat orang lain yang emosional pundungan itu ngga jualan XL, dia sendiri yang akan jualan XL sehingga transaksinya naik.
Ya, walaupun belum bisa dibuktikan. Kita lihat saja bagaimana aksi pundung itu berjalan di lapangan. Apakah betul, pola pikir konsumen bisa berubah dengan pundung?!
Popularity: 2% [?]
XL dengan Dompet Pulsanya sukses merealisasikan locking per BTS untuk transfer saldo dan stok Dompet Pulsa. Dan rumor yang kini makin santer adalah rencana XL untuk locking transaksi ke nomor konsumen. Dengan sistem tersebut, maka pedagang dan pembeli harus terkoneksi di BTS yang sama. Jika tidak akan ditolak oleh sistem. Hal ini tentu bukan hal yang sulit bagi XL untuk segera direalisasikan.
Kalau beberapa bulan atau mungkin setahun yang lalu, hal ini masih jadi wacana atau rumor saja. Namun kalau melihat gerak-gerik ketiga operator ( Telkomsel, Indosat dan XL) memang menuju ke arah sana. Mungkin sama seperti BBM. Kalau beberapa tahun yang lalu kita masih melihat ada penjual bensin eceran di pinggir jalan. Isinya pakai jerigen-jerigen besar maupun kecil. Langganannya bisa sopir angkot, tukang ojek, dll. Bayarnya bisa ngutang. Tapi sekarang coba lihat, di mana ada penjual bensin eceran di pinggir jalan? Kalau dulu banyak warnet menjamur di mana-mana, kalau sekarang, warnet sedikit. Ada Speedy personal, ada wireless 3G, ada RT/RW net. Kalau sudah pakai Speedy, ngapain ke warnet?
Kebijakan operator akan terus berubah-ubah, seiring dengan tantangan bisnis masing-masing operator. Kalau sekarang harga bisa dipermainkan oleh dealer atau oleh pemain server atau siapapun. Nantinya, harga akan ditentukan oleh masing-masing operator. Kalau sekarang stok satu region bisa banjir (over) tapi di region lain sedikit, nantinya stok mengikuti jumlah pengguna (subscriber). Kalau sekarang ada istilah regional pengekspor (lintas), mungkin nantinya sudah tidak ada. Masalah disparitas harga antar regional dengan sendirinya makin minimal, kalau tidak bisa dihilangkan sama sekali.
Kalau sekarang, untuk urusan penjualan, operator mengatakan: “I need You”. Nantinya operator mungkin bisa mengatakan: “I don’t need You!”
Bagaimana dengan Anda? Bagaimana dampaknya bagi pebisnis server pulsa? Siapkah Anda mengikuti perubahan dengan adanya locking per BTS?
Ikuti terus diskusinya di Forum Voucha, forum yang tertib, aman, nyaman, dan kredibel.
Popularity: 3% [?]
Dalam sepekan terakhir ini saya mendapatkan beberapa kali problem pada DNS server Speedy. DNS Speedy sering sekali down. Tahunya dari mana?
PING
- PING ke IP lain di IIX, IP milik Google, IP milik Yahoo! normal.
- PING ke DNS Telkom kena timeout (RTO)
TRACEROUTE
- TRACEROUTE ke IP lain di IIX, IP milik Google, IP milik Yahoo! normal.
- TRACEROUTE ke DNS Telkom juga timeout (RTO)
NSLOOKUP
- NSLOOKUP ke DNS Telkom pusat gagal
- NSLOOKUP ke OpenDNS lancar
Jadi kesimpulannya, musti ganti DNS. Akhirnya saya coba-coba ganti DNS menggunakan OpenDNS, maupun DNS-DNS lain. Alhamdulilah lancar kembali walaupun DNS Speedy masih down. Ternyata DNS Telkom Speedy lokal masing-masing daerah juga ada dan bisa digunakan kalau DNS Telkom pusat sedang down.
Untuk informasi DNS dari berbagai macam ISP maupun network-network lainnya, Anda bisa lihat di sini.
Popularity: 5% [?]
Barusan saya dapat telepon dari 0817744329. Menanyakan nama saya, karena curiga dengan nada suaranya saya jawab saja: Andri! Kemudian memberitahukan bahwa dia telah melakukan pengundian di 27 propinsi dan melakukan pengecekan di 4444 dan nomor Xplor saya yang mendapatkan undian.
Jelas ini penipuan. Coba pikir pakai logika.
- Indonesia punya 33 propinsi, bukan 27 propinsi! Ini tahun 2009, bukan tahun 98!
- Nomor Xplor tidak diregistrasikan ke 4444, sebab 4444 itu khusus prabayar!
- Saya ngga pernah ikut undian dengan menuliskan nomor hape.
- Dan dia percaya bahwa nama saya Andri!
Langsung saja saya tutup teleponnya.Kemudian saya sms:
“Stop! Anda sudah diperingatkan! Nomor Anda sedang kami lacak!”
Hahahah… makanan empuk buat intel!
Popularity: 3% [?]
PostgreSQL Development Group mengumumkan telah merilis PostgreSQL 8.4 Release Candidate 1 beberapa saat yang lalu sebelum tulisan ini dibuat. Rilis ini menyertakan bugfix yang ditemukan pada rilis Beta 2, antara lain:
- Fix FreeBSD Kerberos support
- Fix row ordering on scrollable and WITH HOLD cursors
- Make datetime precision in INFORMATION_SCHEMA comply with the standard
- Normalize input for INTERVAL subtypes
- Prevent double-escaping of XML strings, and eliminate XML crash bug
- Fix DBlink default encoding issue
- Reverted incompatible change to Intarray operators
- Fix estimated row count statistic for partial vacuums
- Add support for the SQL/MED API to DBlink
- Fix a GIN index corruption issue
- Improve coding of pluralization in translatable strings
- Correct initialization of Perl library support to support Perl 5.10
- Fix several issues with rotation of pg_standby log segments
- Fix handling of LIKE ‘%_’ syntax
- Multiple minor fixes to ECPG interface
Untuk migrasi database dari PostgreSQL 8.3, Anda bisa mencoba tool pg_migrator dari PostgreSQL.
Sumber: http://www.postgresql.org/about/news.1097
Popularity: 3% [?]
Indosat makin ketat melarang transaksi lintas regional. Batasannya tergantung dealer. Ada yang 5%, tapi ada juga yang lebih dari 10%. Jika melebihi batas lintas, chip Indosat Sev bisa disuspend oleh dealer. Saya tidak habis pikir mengapa Indosat ingin meniru sistem pembatasan regional ala Telkomsel yang jelas-jelas tidak efektif.
- Sistem regional dibuat oleh Indosat, bukan dealer, bukan reseller.
- Jika ada transaksi lintas regional yang melebihi limit, baik inner maupun outer, mereka bisa tahu. Artinya secara sistem sebetulnya bisa ditolak. Kenyataannya tidak ditolak oleh sistem, artinya transaksi tersebut sah.
- Pulsa masuk ke konsumen, saldo pemegang chip dipotong, tapi kena punishment chipnya disuspend.
- Kalau pedagang/pemegang chip menolak mengisi pulsa ke nomor konsumen, jadi perselisihan antara pedagang dan konsumen.
Oke, tidak apa-apa. Mari kita ikuti saja aturan yang dibikin, dengan menolak pengisian pulsa ke nomor konsumen di luar regional. Urusan komplain atau keluhan konsumen, itu urusan konsumen dengan Indosat. Tidak usah menanggung resiko pilih dikomplain konsumen atau chip disuspend. Ambil amannya saja. Tinggal kasih tahu konsumen: “Maaf, nomor Anda bukan regional saya, jadi saya tidak bisa isi pulsa ke nomor Anda. Silakan telepon ke 111 (CS Indosat)”
Iya, ngga teman-teman?
Popularity: 3% [?]
Hari ini beberapa kali dapat laporan mengenai kelakuan aneh MKIOS di sebuah daerah terpencil di Banyuwangi.
Kasus #1: ‘berhasil’ terpotong jadi ‘erhasil’
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <10> untuk <81254469397> telah erhasil. Nomer Seri <9100000856521296>. Sisa stok 10k=112.
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <10> untuk <81233599908> telah erhasil. Nomer Seri <5100000315414156>. Sisa stok 10k=81.
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <10> untuk <81234529529> telah sil. Nomer Seri <9100000856319685>. Sisa stok 10k=2123.
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <5> untuk <81227276247> telah bhasil. Nomer Seri <7100001148508651>. Sisa stok 5k=342.
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <10> untuk <81336135533> telah sil. Nomer Seri <5100000314912365>. Sisa stok 10k=101.
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <5> untuk <85236150822> telah brhasil. Nomer Seri <5100000313817357>. Sisa stok 5k=1281.
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <10> untuk <81336178680> telah asil. Nomer Seri <9100000854275030>. Sisa stok 10k=697.
Pembelian 1 buah voucher <kartuAS> senilai <5> untuk <85223768684> telah berl. Nomer Seri <906151346194147969>. Sisa stok 5k=1829. (Update 15 Juni 2009)
Pembelian 1 buah voucher <kartuAS> senilai <5> untuk <81390660592> telah beril. Nomer Seri <906232028174140644>. Sisa stok 5k=118.
Kasus #2: nomor seri terpotong, harusnya 16 digit
Pembelian 1 buah voucher <simPATI> senilai <10> untuk <8124983652> telah berhasil. Nomer Seri <510000015>. Sisa stok 10k=12.
Sampai tulisan ini dibuat belum ada penjelasan dari Telkomsel di sana. Ada yang bisa menjelaskan?
Popularity: 6% [?]




