Image 01 Image 02

Review Modem Maestro 100 Lite

Posted on 5th September 2009 by Ilham Rizqi Sasmita
0

Maestro 100 Lite - Wavecom Q24Tim Voucha kali ini sedang mencoba modem GSM Maestro Lite 100. Modem ini buatan China dan menggunakan engine Wavecom Q24 sebagai wireless CPU. Untuk koneksi data menggunakan kabel serial RS-232, jadi tidak perlu install driver macam-macam. Spesifikasi lengkap, bisa Anda dapatkan di websitenya, http://www.maestro-wireless.com

Modem Maestro 100 memang didesain untuk aplikasi industrial dan dikeluarkan dalam 3 versi yaitu: Maestro 100 (GPRS+Full TCP/IP stack), Maestro 100 Ext (GPRS+Full TCP/IP stack+extended temperature range) dan Maestro 100 Lite (GPRS+basic TCP/IP stack). Untuk testing kali ini Tim Voucha menggunakan Maestro 100 Lite.

Testing menggunakan Voucha3 Device 3.1 di Windows XP SP2 untuk transaksi Indosat SEV.Menurut spesifikasi teknisnya, modem Maestro 100 Lite ini kompatibel dengan AT Command 07.05 dan AT Command Wavecom, jadi seharusnya tidak ada kendala yang berarti.

Maestro 100 Lite in Action

Pertama kali dipakai, modem ini berjalan di baudrate 9600. Transaksi berjalan lancar dengan mode Simtoolkit. Namun memang sedikit terasa lebih lambat. Berikut hasil screenshotnya mengunakan baudrate 9600.

Maestro 100 Lite

Untuk menggunakan baudrate 115200, kami mengirim perintah AT Command berikut melalui PuTTY

AT+IPR=115200

Kemudian melakukan rekoneksi di 115200. Untuk menyimpan baudrate default di 115200, kami mengirim perintah:

AT&W

Setelah itu, kami menjalankan Voucha3 Device Indosat SEV dengan baudrate 115200. Berikut hasilnya:

Maestro 100 Lite

Start

Cek Stok

Cek Stok

Transaksi

Transaksi

Di baudrate 115200, proses transaksi lebih cepat 4-8 detik. Tentu saja, sampai balasan dari Indosat SEV diterima, bukan hanya sampai pesan terkirim. Jadi waktu tunda antara pesan terkirim dan balasan transaksi diterima juga dihitung.

Kelebihan

  • Kompatibel dengan AT Command GSM dan Wavecom
  • Mendukung fitur simtoolkit
  • Bisa menggunakan komponen generik dari Wavecom Supreme 10 seperti kabel serial, adaptor dan antenna.
  • Molding untuk casing yang lebih rapi dari modem buatan China lainnya.
  • Harga lebih murah (relatif) dari Wavecom Supreme 10

Kekurangan

  • Antenna spiral kurang ringkas. Mungkin karena didesain untuk aplikasi telemetri dengan GPRS dan TCP/IP yang membutuhkan kualitas sinyal yang bagus.

Penilaian secara umum

Untuk aplikasi server pulsa dengan fitur sms, ussd, dan simtoolkit, modem ini berjalan sangat baik dan stabil. Tidak jauh beda dengan modem berbasis Wavecom lainnya.

Galeri foto lainnya bisa Anda lihat di Facebook Voucha.

Popularity: 5% [?]

United Coders
Komplek Dai-Chi Kav 47 Antapani - Bandung
022-7104067, 022-92888777, 022-92888222
http://voucha.net

Voucha on Facebook

Terima kasih untuk kunjungannya di blog kami. Kami mengisi blog ini dengan materi-materi yang bermanfaat untuk bisnis pulsa pada umumnya dan pengguna software pulsa Voucha pada khususnya. Jika Anda ingin mendapatkan update terbaru via Email:, silakan subscribe melalui form berikut.

Masukkan email:

Kemudian cek email Anda dan baca petunjuk untuk melakukan aktifasi.

Total Subscriber:



Leave a reply...