Anatomi “Kambing Hitam”
Posted on 14th April 2010 by Ilham Rizqi Sasmita“Buruk Muka Cermin Dibelah” ~Peribahasa Indonesia

Tindakan mencari kambing hitam, atau istilah bahasa Inggrisnya Scapegoating didefinisikan sebagai:
Scapegoating is a tactic often employed is to characterize an entire group of individuals according to the unethical or immoral conduct of a small number of individuals belonging to that group, also known as guilt by association.
Dalam peribahasa Indonesia dikenal dengan peribahasa “Buruk Muka Cermin Dibelah”. Saya lebih sering menggunakan istilah “mentransfer kesalahan” kepada pihak lain untuk menanggung akibat dari kesalahan yang kita lakukan sendiri.
Tindakan mencari kambing hitam kerap kali muncul dalam setiap hubungan antar-manusia. Seringkali dilakukan oleh pihak yang “superior” kepada pihak yang “inferior” untuk menutupi kesalahannya. Jika ini dilakukan dalam manajemen, kambing hitam diciptakan sebagai sasaran transfer kesalahan pihak eksekutif (yang akuntabilitasnya buruk) untuk membersihkan namanya. Kambing hitam dalam urusan ini adalah karyawan yang lebih rendah jabatannya.
Dalam lingkup yang lebih besar, sasaran kambing hitam bisa berupa individu maupun kelompok tertentu. Sasaran paling gampang adalah kelompok yang memiliki karakteristik tidak jelas. Ada, tapi tidak ada. Pemerintah Orde Baru paling lihai dalam hal ini. Anda pasti masih ingat bagaimana Orde Baru menciptakan istilah OTB (Organisasi Tanpa Bentuk) untuk menghakimi oposisi yang mengkritik kesalahan-kesalahan fatal yang dilakukan eksekutif Orba.
Nah. Sadar atau tidak, kita ini sering melakukan scapegoating, mencari kambing hitam. Tujuannya untuk meringankan beban akibat perasaan bersalah dari masalah yang kita timbulkan, untuk menggalang solidaritas, untuk menarik simpati kelompok lain. Kalau kita adalah seorang pimpinan, itu adalah wujud akuntabilitas pimpinan yang buruk. Kalau kita adalah individu, maka itu adalah wujud pribadi pecundang (looser) atau inkompeten. Kalau kita adalah sebuah grup/divisi/kelompok, maka itu adalah wujud impotensi grup atau divisi tersebut.
Kalau kita adalah target kambing hitam, maka tindakan kambing hitam dari pihak lain adalah salah satu indikasi bahwa wujud eksistensi kita tidak jelas jadi gampang dijadikan objek spekulasi pihak lain. Antara ada dan tidak ada. Mau diajak kerjasama, tapi tidak jelas entitynya, perusahaan bukan, kelompok bukan, perorangan juga bukan, tidak jelas siapa yang bisa pegang komitmen. Mau dimusuhi juga tidak jelas sikapnya, dibilang melawan tapi ada juga yang ikut, dibilang menyerah tapi ada juga yang boikot. Serba tidak jelas.
Ada baiknya ini jadi pertimbangan untuk memperbaiki diri. Pihak yang mencari kambing hitam, sebaiknya memperbaiki kemampuannya/kapabilitasnya/kompetensinya menghadapi masalah dan bertanggung jawab dalam setiap kebijakan atau keputusan. Pihak yang dikambinghitamkan, sebaiknya memperbaiki diri dengan sikap yang jelas, pernyataan yang jelas, dan WUJUD yang jelas bentuk hidungnya. Sebab, selama eksistensinya ngawur tidak jelas, selama itulah kita jadi objek spekulasi pihak lain yang sebetulnya mereka itu tidak kompeten atau akuntabilitasnya buruk, tidak mau menanggung akibat dari keputusan yang salah, sehingga terus mencari kambing hitam.
Mohon jangan lihat tulisan ini sebagai kritik. Ini saya buat sebagai nasihat untuk diri sendiri, sebab baik sadar atau tidak, saya juga pernah begitu. Setiap kali saya baca tulisan ini, saya bisa ingat kembali. Eling.
Saya yakin Anda juga pernah begitu.
Nah, karena kebutuhan mencari kambing hitam ini ternyata cukup tinggi. Saya jadi berpikir untuk berbisnis jualan kambing hitam saja.
Popularity: 2% [?]
United Coders
Komplek Dai-Chi Kav 47 Antapani - Bandung
022-7104067, 022-92888777
http://voucha.net
muantabsss bose, menambah wawasan dan pola pikir yang sehat dan positif:D
lanjut bose
Wah mantaps tulisannya, itu yg terjadi saat ini masa lalu dan mungkin yg akan datang
Bos, jangan cuma jualan kambingnya…sekalian buka warung sate dan tongsengnya…he..he..he..
BTW ada yg tahu ngga kenapa “Kambing Hitam” koq bukan Tikus Hitam, Anjing Hitam, kebo Hitam ????, kasihan tuh kambing.
gak jauh sama si biru ..kambibg hitam ,,gw korban nya dasar ,,embe eeee
Kita bisa kerja sama nih, bs supply kambing ke warung aku… wkwkwkwkw
Leave a reply...
Peringatan: posting iklan/promosi langsung dihapus!





