XL dengan Dompet Pulsanya sukses merealisasikan locking per BTS untuk transfer saldo dan stok Dompet Pulsa. Dan rumor yang kini makin santer adalah rencana XL untuk locking transaksi ke nomor konsumen. Dengan sistem tersebut, maka pedagang dan pembeli harus terkoneksi di BTS yang sama. Jika tidak akan ditolak oleh sistem. Hal ini tentu bukan hal yang sulit bagi XL untuk segera direalisasikan.
Kalau beberapa bulan atau mungkin setahun yang lalu, hal ini masih jadi wacana atau rumor saja. Namun kalau melihat gerak-gerik ketiga operator ( Telkomsel, Indosat dan XL) memang menuju ke arah sana. Mungkin sama seperti BBM. Kalau beberapa tahun yang lalu kita masih melihat ada penjual bensin eceran di pinggir jalan. Isinya pakai jerigen-jerigen besar maupun kecil. Langganannya bisa sopir angkot, tukang ojek, dll. Bayarnya bisa ngutang. Tapi sekarang coba lihat, di mana ada penjual bensin eceran di pinggir jalan? Kalau dulu banyak warnet menjamur di mana-mana, kalau sekarang, warnet sedikit. Ada Speedy personal, ada wireless 3G, ada RT/RW net. Kalau sudah pakai Speedy, ngapain ke warnet?
Kebijakan operator akan terus berubah-ubah, seiring dengan tantangan bisnis masing-masing operator. Kalau sekarang harga bisa dipermainkan oleh dealer atau oleh pemain server atau siapapun. Nantinya, harga akan ditentukan oleh masing-masing operator. Kalau sekarang stok satu region bisa banjir (over) tapi di region lain sedikit, nantinya stok mengikuti jumlah pengguna (subscriber). Kalau sekarang ada istilah regional pengekspor (lintas), mungkin nantinya sudah tidak ada. Masalah disparitas harga antar regional dengan sendirinya makin minimal, kalau tidak bisa dihilangkan sama sekali.
Kalau sekarang, untuk urusan penjualan, operator mengatakan: “I need You”. Nantinya operator mungkin bisa mengatakan: “I don’t need You!”
Bagaimana dengan Anda? Bagaimana dampaknya bagi pebisnis server pulsa? Siapkah Anda mengikuti perubahan dengan adanya locking per BTS?
Ikuti terus diskusinya di Forum Voucha, forum yang tertib, aman, nyaman, dan kredibel.
Popularity: 3% [?]
Selama periode tahun 2008, salah issue yang paling signifikan dalam dunia transaksi pulsa elektronik adalah kapasitas. Ketiga operator besar: Telkomsel, Indosat dan Excelcomindo secara signifikan telah meningkatkan kapasitasnya. Hal ini memberikan efek secara langsung bagi kita yaitu naiknya performance sistem.
Memang ada issue gangguan belakangan ini dan terjadi secara tidak merata di berbagai tempat baik sistem MKIOS, Indosat Sev maupun Dompet Pulsa. Namun relatif tidak seheboh tahun sebelumnya.
Dengan kapasitas jaringan operator yang ada, kita juga harus menyesuaikan diri dengan menambah value yang lebih tinggi. Value tersebut akan menjadi pijakan berikutnya yang berpotensi untuk mengembangkan bisnis transaksi pulsa elektronik.
Dalam pandangan kami, value yang berikutnya itu adalah QoS (Quality of Service). Kualitas layanan yang dimaksud dibangun dari fondasi nilai yang lain yaitu: kekuatan supply, kinerja penjualan, dan kinerja sistem.
Untuk mencapai visi ini, Voucha3 rilis berikutnya akan dirancang untuk mendukung sistem tersebut. Jadi mulai tahun 2009, reply yang cepat dan proses transaksi yang cepat saja sudah lumrah. Proses yang cepat dan kualitas sistem yang baik akan menentukan siapa pemenangnya.
Selamat Tahun Baru 2009 untuk Anda semua, semoga sukses!
Popularity: 8% [?]
Jika operator seperti Telkomsel, Indosat atau Excelcomindo saja memberikan quota dengan alokasi dan pembatasan lainnya, mengapa ada yang bisa menawarkan stock voucher atau pulsa elektronik dengan stock tidak terbatas atau unlimited?
Popularity: 5% [?]
Masyarakat layak dapat informasi yang benar dan tidak ambigu seperti iklan promosi tarif seluler saat ini. Perang tarif yang ambigu atau sekedar utak-atik angka sudah tidak layak dipertontonkan kepada masyarakat. Tidak sedikit yang merasa tertipu: yah kita diboongin lagi
Sedikitnya ini pesan yang saya tangkap mengenai perang tarif seluler.
[...]
Popularity: 7% [?]
Seperti yang Anda ketahui dari media bahwa Direktur Niaga Telkomsel telah diganti. Dialah Tan Chung Yaw Richard yang sebelumnya menjabat sebagai Vice President Wholesale International Business Unit SingTel. Direktur Niaga Telkomsel sebelumnya, Moon sepertinya ditarik kembali ke “pusat komando” SingTel di Singapura.
(Sumber foto: Telkomsel)
Apa yang berubah di Telkomsel? Adakah sesuatu yang istimewa atau ini hal yang wajar-wajar saja?
[...]
Popularity: 2% [?]
Baru seminggu yang lalu, Indosat melakukan maintenance Indosat SEV. Hari ini, Kamis 6 September 2007, Indosat kembali melakukan maintenance Indosat SEV. Berikut kutipan sms dari Indosat ke salah satu klien kami.
Sehubungan adanya pemeliharaan sistem, layanan SEV tidak tersedia pada Kamis dinihari 06Sept07 jam 00.05Ï€04.30WIB.Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini
Kami berharap maintenance ini dapat berjalan lancar sehingga Anda dapat bertransaksi kembali dengan lancar.
Technorati Tags: Indosat-Sev
Popularity: 2% [?]
Sebagaimana diketahui bersama, jaringan seluler Indosat se-jabodetabek lumpuh pada 31 Agustus 2007 yang lalu. Sumber masalah belum diketahui secara pasti. Dengan demikian, sudah dua kali jaringan Indosat se-jabodetabek lumpuh. Alasannya, tren trafik pelanggan selalu meningkat di awal September.
Oya? Artinya pelanggan Indosat tidak perlu heran kalau tahun depan jaringan Indosat lumpuh lagi menjelang September.
Sementara itu, jaringan yang lumpuh telah berangsur-angsur pulih pada keesokan harinya, Minggu 2 September 2007.
Namun, sejauh yang diberitakan media, BRTI hanya memanggil pihak Indosat untuk dimintai penjelasan.
Hmm, artinya BRTI baru panggil Indosat pada hari Senin, 3 September 2007, karena Sabtu-Minggu mereka libur dan Indosat masih lumpuh. Tapi saya baru cek di media, belum ada laporan mengenai hal itu. Jadi nggak sih?
Semoga BRTI tidak lupa dan yang penting: actionnya, Bung!
Baca juga:
- 01/09/2007 14:28 WIB
Jaringan Seluler Indosat Jabodetabek Lumpuh - 02/09/2007 11:00 WIB
Sempat Lumpuh, Jaringan Indosat Berangsur Pulih - 02/09/2007 13:23 WIB
BRTI Siap Investigasi Kasus Jaringan Indosat
Technorati Tags: indosat
Popularity: 2% [?]
Temasek Holdings yang telah menguasai aset Telkomsel dan Indosat makin berkibar. Peran pemerintah sebagai salah satu pemegang saham justru dirasakan makin redup. Sejak itu, tujuan industri Telekomunikasi untuk kemakmuran rakyat Indonesia semakin jauh panggang dari api.
[...]
Popularity: 7% [?]




